Tips Kesehatan

Selasa, 8 Mei 2018

Tidak Mau Sakit Gigi? Pastinya Juga Tidak Mau Sakit Gusi

Sumber : beritagar.id tanyadok.com

Selama ini yang paling menjadi bahan perhatian lebih pasti gigi. Membeli pasta gigi yang bisa memutihkan gigi, atau pasta gigi yang bisa mencegah gigi berlubang. Padahal ada baiknya kita memberikan perhatian yang lebih untuk gusi kita. Di gusi lah gigi tertanam dan gusi yang sehat sudah pasti merupakan awal dari gigi yang kuat. Kalau bicara soal kesehatan gusi, kita pasti sudah tahu walupun mungkin belum begitu menyadari bahwa selain sakit gigi, sebenarnya ada penyakit lain yang sama menakutkannya, yaitu sakit gusi.

Penyakit gusi merupakan salah satu penyakit paling umum yang mempengaruhi antara 50% hingga 80% orang dewasa. Penyakit gusi dimulai dengan pembentukan plak. Sebagian besar plak sebenarnya akan hilang saat menyikat gigi. Namun, plak yang tidak bisa dibersihkan dengan tuntas kemudian mengeras di bawah garis gusi dan kemudian berubah menjadi tartar. Tartar adalah zat putih yang menarik bakteri dan membuat plak lebih sulit untuk disikat. Semakin lama plak dan tartar terbentuk, semakin banyak kerusakan yang terjadi pada jaringan gusi Anda.

Awalnya, kerusakan terjadi berupa peradangan ringan di dasar jaringan gusi, yang dikenal sebagai gingivitis. Gingivitis dapat diprediksi dari awal dengan melihat ada kah tanda-tanda di bawah ini yang terjadi?

Tanda-tanda gingivitis termasuk:

  • Bau mulut
  • Bengkak, kemerahan, dan peradangan pada gusi
  • Terjadi sedikit pendarahan saat menggosok gigi
  • Periodontis atau penyakit periodontal

Jika tidak segera diatasi, kondisi tersebut akan menyebabkan hilangnya jaringan gusi dan kehilangan gigi. Kabar baiknya, gingivitis dapat dicegah dengan relatif mudah. Semua yang perlu Anda lakukan adalah memastikan kebersihan gigi dengan rajin menyikat gigi menggunakan Clean Me Pasta Gigi dengn Isomalt, melakukan flossing dengan ringan dan tidak berlebihan, juga jangan lupa menggunakan obat kumur yang bebas alkohol agar rongga mulut tidak kering.

Selain itu, hindari pula beberapa faktor penyebab sakit gusi di bawah ini sebelum terlambat:

Faktor yang Menyebabkan Penyakit Gusi:

  1. Merokok

Kebiasaan tidak sehat ini mengganggu sistem kekebalan tubuh sehingga membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi gusi. Merokok juga mempengaruhi sistem peredaran darah yang pada gilirannya mengurangi pasokan oksigen dan nutrisi ke gusi. Merokok diketahui pula menurunkan kadar vitamin C dalam aliran darah yang merupakan nutrisi penting untuk mencegah penyakit gusi.

  1. Obat-obatan

Obat-obatan tertentu seperti obat flu, anti-histamin dan beberapa anti-depresi mengurangi produksi air liur. Air liur diketahui mampu menghambat pembentukan plak.

  1. Genetik

Penelitian menunjukkan sebagian orang lebih mungkin bisa mengalami penyakit gusi karena genetik, namun persentase akibat faktor genetik tidak besar, hanya berkisar 1 hingga 10 persen dari penderita penyakit periodontal.

  1. Kekurangan gizi

Rendahnya tingkat asupan kalsium, vitamin C dan Coenzyme Q10 mengarah pada risiko lebih besar terkena penyakit periodontal. Sangat penting untuk menjaga asupan makanan yang memadai dan memahami bagaimana kebiasaan tertentu dapat menyebabkan kekurangan nutrisi penting tersebut, misalnya minum minuman bersoda. Coenzyme Q10 sendiri sebenarnya adalah zat penting yang menyediakan bahan bakar setiap sel tubuh. Coenzyme Q10 sangat penting untuk pembelahan dan regenerasi sel, termasuk di daerah mukosa atau mulut sehingga kesehatan gusi pun terjaga baik.

 


Share this Article:
Tips Kesehatan Terkait
  • Berada di Kondisi Blue Mind dengan Melakukan Kegiatan Air

  • Yuk Bantu Kurangi Tingkat Polusi Udara di Kota Jakarta!

  • Tips Sehat untuk Kamu yang Tinggal di Kota

Komentar

0 komentar


Cari Tips Kesehatan