Tips Kesehatan

Sabtu, 9 September 2023

5 Tips Mencegah Berat Badan Naik Tidak terkontrol Saat Hamil

Sumber : Babycenter.com, Tempo.com, Ayahbunda.com

Momen kehamilan merupakan momen kebahagiaan bagi pasangan, terutama bagi seorang wanita yang merasakannya. Segala cara diupayakan agar sang buah hati tumbuh dengan optimal dan senantiasa sehat di dalam rahim sang ibu. Namun terkadang ibu yang sedang mengandung lupa diri dan melahap segala jenis makanan dalam jumlah di atas rata-rata kebutuhan harian untuk ibu hamil. Akibatnya? Berat badan sang ibu naik dengan drastis dan meningkatkan resiko komplikasi kelahiran seperti giant baby atau kelahiran prematur.

Jika saat awal hamil berat badan sudah naik, maka dapat meningkatkan risiko diabetes gestasional dan preeklampsia. Bagaimana mengatasinya?

Berikut adalah saran dari dokter dan ahli gizi untuk menjaga berat badan di masa kehamilan:

  1. Berat badan yang ideal saat awal hamil

Lauren Hyman, dokter kebidanan dan kandungan di West Hills, California, Amerika Serikat memberikan saran bahwa hal terpenting yang bisa Anda lakukan sebelum hamil, selain mengkonsumsi vitamin prenatal, adalah memulai kehamilan dengan berat badan yang sehat.

Jika Anda berada pada tahap berencana untuk hamil atau mencoba untuk hamil, pertimbangkan untuk memulai konsultasi dengan dokter. Hal ini untuk membantu mengetahui indeks massa tubuh saat ini (BMI) dan memberikan saran menurunkan berat badan jika perlu.

  1. Makan cukup dan sering

Saat hamil tidak perlu menambah kalori setiap hari untuk pertumbuhan bayi. Anda membutuhkan 340 kalori ekstra per hari pada trimester kedua dan 450 kalori ekstra per hari pada trimester ketiga, jika Anda memulai kehamilan dengan berat badan yang ideal.

Tapi jika Anda kekurangan berat badan atau kelebihan berat badan, angka ini akan berbeda berdasarkan sasaran kenaikan berat badan. Pilihlah makanan yang bernutrisi. Fokus pada porsi makan sedikit namun sering yang kaya akan protein dan serat.

Kemudian pilih camilan sehat di sela waktu makan; misalnya roti gandum atau lebih baik lagi buah-buahan segar yang telah dicuci bersih. Ahli diet Frances Largeman-Roth menyarankan agar mengkonsumsi camilan sehat setiap tiga jam untuk menghindari makan berlebihan. Ini tidak hanya memberikan nutrisi yang baik untuk bayi tapi gula darah akan tetap stabil sepanjang hari sehingga Anda cenderung tidak kelaparan saat makan malam. Jangan lupa juga minum suplemen dengan kandungan EPA & DHA, omega-3 bebas kolesterol, yang diperkaya dengan lecithin dan vitamin E, seperti TARA NATURE EPA agar janin tumbuh optimal dan lahir sehat.

  1. Minum cukup air

Sangat penting untuk menghindari dehidrasi selama kehamilan. Minum cukup air bermanfaat untuk membantu Anda merasa kenyang di antara jam makan dan ngemil. Beberapa ahli gizi menyarankan untuk minum lebih banyak air setiap jam.

Largeman-Roth merekomendasikan tiga liter air setiap hari. Pakar lain menyarankan untuk memonitor warna urine. Jika berwarna kuning atau keruh gelap, tubuh  membutuhkan lebih banyak cairan. Selan itu, minum air juga mencegah sembelit.

  1. Menahan diri

Saat hamil biasanya kita merasakan ngidam. Alihkan rasa ngidam dengan mengkonsumsi makanan berprotein. dan lemak sehat. Sebagai contoh, saya mencampur sereal dengan serat tinggi dengan beberapa granola yang sangat enak dan yoghurt rendah lemak di atasnya. Anda mendapatkan serat yang dibutuhkan untuk membantu mencegah sembelit, ditambah makanan manis yang Anda idamkan.

  1. Konsumsi karbohidrat kompleks

Karbohidrat bisa menjadi teman wanita hamil, terutama jika sedang melawan mual morning sickness. Tapi, makanan bertepung sederhana seperti roti putih, nasi, dan pasta dapat meningkatkan gula darah. Ganti dengan karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, quinoa, roti gandum utuh, dan pasta. Makanan ini tidak hanya memberi lebih banyak nutrisi bagi bayi namun juga membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

 

Dapatkan info dan tips menarik di TIkTOk Tara di Tara Nature (@taranature) | TikTok


Share this Article:
Tips Kesehatan Terkait
  • 5 Tips Menceggah Bau Mulut

  • Intermittent Fasting & Puasa Ramadan Apa Bedanya?

  • Mandi menyenangkan dengan sabun kaya manfaat

Komentar

0 komentar


Cari Tips Kesehatan