Tips Kesehatan

Sabtu, 13 Januari 2018

9 Gejala dan Ciri Ciri Kanker Otak yang patut Anda Waspadai

Sumber : American Brain Tumor Association, Nytimes.com, Indiatimes.com

Kanker otak itu dapat digolongkan sebagai tumor ganas yang menyerang bagian otak. Otak merupakan bagian terpenting dari tubuh kita. Jika fungsi otak mengalami gangguan, seperti adanya tumor ataupun kanker maka akan menyebabkan fungsi otak tidak berjalan dengan lancar dan normal seperti biasanya.

Penyakit kanker yang menyerang otak ini memang jauh berbeda dengan jenis kanker lainnya. Biasanya disebabkan oleh asupan nutrisi yang kurang pada bagian otak dan juga akibat dari penggunaan zat-zat berbahaya. Kanker otak ini dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga usia lanjut. Semua orang memiliki resiko untuk terserang kanker otak ini. Karena itu asupan omega-3 sangat membantu mencegah kanker otak. Karena omega-3 adalah ‘makanan’ terbaik untuk otak dan juga fungsi kognitif tubuh.

Menurut studi yang telah dilakukan oleh Department Oncology, BSMMU, Bangabandhu Sheikh Mujib Medical University, sebuah universitas ternama di Bangladesh yang menemukan bahwa terdapat ciri-ciri kanker otak yang harus di waspadai.

Nah, apa saja sih ciri-ciri dan gejala yang ditimbulkan dari kanker otak ini?

  1. Sakit Kepala

Jika Anda sering merasakan sakit kepala, perlu diwasapdai. Mungkin saja itu merupakan gejala awal yang ditimbulkan dari kanker otak. Sakit kepala merupakan ciri-ciri kanker otak yang paling umum dirasakan oleh para penderitanya. Sebanyak 38 orang dari 50 responden atau sekitar 76 % penderita telah mengalami gejala seperti ini. Namun, jangan langsung beranggapan jika sakit kepala terjadi berarti mengalami gejala dari kanker otak. Kebanyakan dari jenis sakit kepala tersebut bukanlah disebabkan oleh kanker otak, melainkan sakit kepala yang bisa terjadi pada siapa saja.

Lalu bagaimana ciri-ciri sakit kepala yang disebabkan oleh kanker otak tersebut?

Biasanya jenis sakit kepala ini agak berbeda dengan yang lainnya dan juga baru bagi Anda. Sakit kepala jenis ini akan tiba-tiba muncul dan sering terjadi, yang sebelumnya Anda jarang mengalami sakit kepala. Perlu Anda waspadai jika sakit kepala yang dirasakan agak berbeda dengan yang biasanya, karena sering dibarengi dengan gejala lainnya.

Sakit kepala yang disebabkan oleh tumor ataupun kanker otak itu sangat jarang muncul sendirian, biasanya dibarengi dengan gejala lainnya, seperti mual, muntah, dan juga pusing. Bahkan yang lebih parahnya sampai menyebabkan kejang-kejang, kesulitan untuk berbicara, dan juga penglihatan pun akan  terganggu.

Biasanya sakit kepala jenis ini dimulai ketika bangun tidur di pagi hari. Sakit kepala yang terjadi ketika Anda bangun tidur di pagi hari, dibarengi dengan rasa mual dan muntah-muntah dan akan kembali membaik di siang hari. Seiring berjalannya waktu, sakit kepala yang dirasakan tersebut akan semakin menjadi-jadi. Bila hal itu terjadi, segera periksakan keadaan Anda dan bila perlu minum Squalene, anti cancer & oxygen booster, yang telah teruji dalam studi epidemiologi dalam melawan kanker.

  1. Perubahan Mental

Selain mengalami sakit kepala, sekitar 70%  penderita kanker otak ini juga akan mengalami perubahan mental secara drastis. Hal ini dikarenakan fungsi otak tersebut sudah tidak berjalan dengan normal atau secara maksimal lagi, akibat sel-sel otak sudah digerogoti oleh tumor ataupun kanker.

Seperti yang telah dilansir pada NY Times, Brain Tumor Primary Adults, adanya perubahan mental yang disebabkan oleh kanker otak tersebut akan kehilangan memorinya, sulitnya untuk berkonsentrasi, sulit untuk melakukan penalaran, kepribadian dan perilaku pun juga ikut mengalami perubahan, hingga intensitas tidur juga akan meningkat dengan drastis.

Nah, jika Anda mengalami perubahan mental secara drastis dan juga diiringi oleh beberapa tanda-tanda yang telah disebutkan di atas tadi. Sebaiknya cepat-cepatlah pergi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan, agar permasalahan Anda dapat tertangani dengan lebih cepat.

  1. Muntah-Muntah

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh BSMMU, mengemukakan bahwa sekitar 52% penderita tumor otak ataupun kanker otak akan mengalami muntah-muntah. Biasanya muntah-muntah ini akan terjadi pada pagi hari bersamaan dengan munculnya sakit kepala, tanpa adanya rasa mual terlebih dahulu. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kedua hal tanda tersebut saling muncul dengan bersamaan dan merupakan penyakit yang umum terjadi. Makanya, sulit untuk membedakannya.

Dalam hal ini Anda membutuhkan ketelitian dalam mencermati berbagai jenis muntah yang sedang dialami, apakah jenis muntah itu biasa ataukah muntah yang disebabkan oleh suatu penyakit. Biasanya muntah yang disebabkan oleh tumor otak ataupun kanker otak itu ditandai sebagai berikut:

  • Terjadinya secara tiba tiba tanpa adanya penyakit tertentu sebelumnya.
  • Cairan muntahpun juga tidak normal, agak berwarna kehijau-hijauan.
  • Muntahnya tersebut terjadi bersamaan dengan sakit kepala.
  1. Gangguan Penglihatan

Selain mengalami gangguan-gangguan seperti yang telah disebutkan tadi, ternyata sekitar 46% dari penderita tumor otak ataupun kanker otak itu akan mengalami gangguan terhadap penglihatannya.

Pada umumnya, gangguan penglihatan ini bisa terjadi pada siapa saja. Tidak mesti orang yang menderita kanker otak saja, tetapi orang yang bebas dari kanker pun juga memiliki resiko gangguan penglihatan. Untuk mengetahui bagaimana karakteristik dari gangguan penglihatan yang dapat dikatakan sebagai ciri-ciri tumor otak ataupun kanker otak ini, Andapun harus jeli dalam membedakannya. Biasanya dicirikan sebagai berikut:

  • Melihat lampu seperti berkedip-kedip, padahal tidak berkedip-kedip.
  • Penglihatan mulai kabur.
  • Hanya mampu melihat lurus ke depan dan tidak seperti biasanya.
  • Ketika membaca, sulit untuk melihat teks.
  • Gangguan mata lainnya, agak berbeda dengan yang pada umumnya.

Gangguan penglihatan seperti ini disebabkan oleh adanya saraf mata yang terganggu akibat dari tumor otak ataupun kanker otak. Hal ini juga tergantung lokasi dari kanker otak tersebut, karena tempat tumor yang berbeda akan menunjukkan gejala yang berbeda pula.

  1. Kesulitan Saat Bergerak

Kesulitan saat bergerakpun juga merupakan salah satu dari ciri-ciri adanya tumor otak ataupun kanker otak. Bahkan sekitar 42% para penderita tumor otak ataupun kanker otak telah mengalami gangguan seperti itu. Ketika sulit untuk menggerakkan tubuh, tentunya akan sangat membatasi segala aktivitas yang dilakukan.

Kesulitan saat menggerakkan tubuh ini merupakan akibat dari rusaknya saraf-saraf otak yang disebabkan oleh gangguan dari tumor otak ataupun kanker otak.  Perlu Anda ketahui, bahwa otak sangat memiliki peran dalam motor penggerak dan juga sebagai pengontrol organ tubuh lainnya. Jika saja otak mengalami suatu gangguan, maka fungsinya pun tidak senormal dulu.

  1. Kejang-kejang

Seseorang yang menderita kanker otak ini, bukan hanya akan mengalami sakit kepala dan muntah-muntah saja. Bahkan nantinya pun juga akan mengalami kejang-kejang. Hal seperti ini terjadi karena aktivitas motorik pada otak sudah terganggu dan menyebabkan otak tidak berjalan dengan normal lagi.

Pada dasarnya, sel-sel saraf pada tubuh akan berkomunikasi satu sama lainnya, melalui sinyal listrik yang sudah dikendalikan dengan hati-hati. Kalau saja sinyal-sinyal tersebut terganggu, maka akan menjadi lebih intens lagi dan berujung pada kejang-kejang. Sekitar 36% penderita kanker otak ini mengalami kejang-kejang. Kebanyakan kejang-kejang ini terjadi secara tidak menentu dan kapan saja bisa terjadi. namun, biasanya muncul gejala yang lainnya terlebih dahulu sebelum terjadinya kejang-kejang.

Menurut Abda, American Brain Tumor Association, kejang-kejang yang disebabkan oleh tumor otak ataupun kanker otak ini ditandai sebagai berikut:

  • Munculnya kejang-kejang terjadi mendadak.
  • Dibarengi dengan hilangnya kesadaran pada tubuh dan juga kontraksi otot
  • Kehilangan kontrol fungsi tubuh
  • Menggigit lidah
  • Tidak bernafas jangka pendek (30 detik)

Nah, biasanya seseorang yang akan mengalami kejang-kejang ini akan sadar dengan sendirinya. Jangan panik, ya!

  1. Kebutaan

Seperti yang telah dijelaskan di atas tadi, bahwa penderita tumor otak ataupun kanker otak ini akan mengalami gangguan penglihatan. Tidak sampai di situ saja, bahkan jika kanker otak ini sudah memasuki stadium lanjut maka bukan tidak mungkin penderita tersebut akan mengalami kebutaan.

Kebutaan ini terjadi karena sel-sel kanker tersebut sudah menjalar hingga bagian mata. Setidaknya sekitar 20% dari penderita kanker otak ini mengalami ciri-ciri tersebut.

  1. Gangguan kesadaran

Jika kanker otak yang diderita seseorang sudah memasuki stadium lanjut. Maka kemungkinan akan mengalami gangguan kesadaran akan semakin menurun. Gangguan kesadaran seperti ini dialami setidaknya 14% dari penderita tumor otak ataupun kanker otak. Biasanya seseorang yang telah mengalami gangguan kesadaran karena hal tersebut akan sering terkejut, sering bengong, dan juga akan sering lupa terhadap apa yang telah dilakukannya.

Kesadaran seorang penderita kanker otak ini terganggu dikarenakan sel-sel kanker yang terus saja menjalar di otak dan akan semakin membesar. Jika hal ini terjadi, maka akan membuat penderita kanker otak ini akan kehilangan kesadaran, lupa, dan parahnya tidak dapat mengetahui lingkungan dan kejadian sekitarnya. Sebaiknya langsung saja pergi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan terhadap permasalahan tersebut.

  1. Kehilangan Sensasi

Sebanyak 4% penderita kanker otak akan mengalami kehilangan sensasi, hilangnya sensasi ini dikaitkan erat dengan perkembangan fungsi otak yang terganggu oleh pertumbuhan sel-sel tumor ataupun kanker yang terus saja berkembang. Sehingga  otak tidak mampu lagi untuk bekerja seperti yang pada normalnya. Seiring dengan menurunnya kemampuan kognitif otak, maka pikiran hanya flat atau datar-datar saja tanpa adanya sebuah sensasi.

Perlu Anda ketahui, gejala dan ciri-cirinya berdasarkan tempat di mana tumor ataupun kanker otak tersebut berada. Karena berbeda tempatnya, maka berbeda juga gejala dan ciri-cirinya yang ditimbulkan.

Di bawah ini adalah tempat kanker otak berada dan gejala yang dibawanya:

a. Lobus Temporal

– lupa kata-kata

– Kesulitan menemukan kata yang benar

– Kehilangan memori jangka pendek

– Mendengar suara-suara di kepala Anda

b. Lobus Parietalis

– Kesulitan berbicara atau memahami apa yang dikatakan kepada Anda

– Masalah dengan membaca atau menulis

– Hilangnya rasa di bagian tubuh

c. Lobus oksipital

– Masalah penglihatan atau kehilangan penglihatan di satu sisi Cerebellum  (otak belakang)

– Koordinasi yang buruk

– Gerakan mata yang tidak terkendali

– Penyakit leher kaku

– Pusing

d. Batang Otak

– Koordinasi yang buruk

– Terkulai kelopak mata atau mulut di satu sisi

– Kesulitan menelan

– Kesulitan berbicara

– Melihat ganda

f. Saraf Tulang Belakang

– Rasa Sakit

– Mati rasa di bagian tubuh

– Kelemahan di kaki atau lengan

– Hilangnya kontrol kandung kemih atau usus

g. Kelenjar di bawah otak

– Menstruasi yang tidak teratur atau jarang

– Infertilitas pada pria dan wanita

– Kekurangan energi

– Peningkatan berat badan

– Perubahan suasana hati

– Darah tinggi

– Kencing Manis

– Tangan dan kaki membesar

– Pandangan gabur / buta

h. Selaput otak

– Sakit kepala

– Demam

– Penglihatan kabur

– Kesulitan bergerak

Jika Anda mengalami hal-hal seperti yang telah disebutkan di atas, sebaiknya langsung saja pergi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan dan juga tentunya lakukanlah penanganan dari permasalahan tersebut dengan rutin minum Squalene, anti cancer & oxygen booster. Semakin cepat Anda mendapatkan penanganan, maka tumor ataupun kanker tersebut akan lebih mudah untuk diatasi.

 

 


Share this Article:
Tips Kesehatan Terkait
  • Kurangi Natrium Mulai Hari Ini bila Tidak Mau Terkena 7 Penyakit Ini

  • Yuk Perhatikan Hal-hal Ini Ketika Merias Mata

  • Cara Berhenti Merokok yang Bisa Anda Coba di Tahun 2018

Komentar

0 komentar


Cari Tips Kesehatan