Sabtu, 18 April 2026
Gurauan ini sangat relate dengan kondisi nyata di era yang serba gadget ini. Kita sering merasa mata perih, apalagi kalau menatap layar gadget dalam waktu yang lama. Paparan sinar UV dari layar yang terlalu lama membuat mata kering/berair, perih, bahkan membuat pandangan mata menjadi kabur – kondisi ini dinamakan digital eye strain, kondisi yang mirip ketika kita melihat isi dompet yang kosong.
Sejatinya, mata manusia tidak mampu menahan sinar UV terlalu lama, karena radiasinya dapat meningkatkan produksi radikal bebas di jaringan mata. Akibatnya, sel-sel kornea dan lapisan mata yang lainnya dapat mengalami stres oksidatif, yang membuat mata cepat lelah dan perih.
Selain itu, kebiasaan tersebut dapat membuat frekuensi kedipan mata menurun, menyebabkan lapisan air mata menipis dan mata jadi iritasi serta kering. Maka dari itu, bagi kita yang tidak bisa lepas dari gadget, kita perlu benar-benar memperhatikan frekuensi screen time, dan juga harus mengonsumsi nutrisi mata yang tepat agar mata senantiasa sehat.
Peran Nutrisi Penting untuk Mata
Di samping istirahat dan menurunkan frekuensi screen time, asupan nutrisi yang tepat sangat berperan menjaga mata tetap sehat
Beta karotean
Beta karoten adalah prekursor Vitamin A dan memiliki sifat sebagai antioksidan yang dapat melindungi mata dari radikal bebas dan kerusakan oksidatif. Vitamin A diperlukan untuk membantu fungsi normal pada sel batang retina, yang berperan dalam meningkatkan ketajaman penglihatan dalam kondisi cahaya yang redup. Jika mata kekurangan Vitamin A, maka dapat mengalami xerophtalmia (kondisi mata sangat kering) dan rabun senja.
L-OptiZinc
L-OptiZinc membantu metabolisme Vitamin A dan mengangkut Vitamin A dari hati ke retina.
Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa L-OptiZinc menunjukkan penyerapan lebih baik pada mata dibandingkan dengan bentuk Zinc yang lain. Konsumsi L-OptiZinc dalam jumlah yang cukup membantu melindungi retina dari kerusakan akibat paparan sinar UV.
Selenium yeast
Selenium adalah mineral yang bersifat sebagai antioksidan, dan dapat membantu menetralisir radikal bebas di mata.
Billberry Extract (antosianin)
Buah Billberry mengandung senyawa antosianin dalam jumlah yang tinggi. Antosianin adalah flavonoid dengan aktivitas antioksidan paling tinggi dibandingkan dengan jenis flavonoid lain. Kandungan antosianin dalam Billberry extract dapat membantu mempertahankan elastisitas sel kapiler di mata sehingga dapat meningkatkan sirkulasi darah di retina.
Eyebright Extract
Eyebright extract didapat dari tanaman Euphrasia officinalis dan mengandung senyawa antiinflamasi (antiradang) sehingga dapat membantu mengurangi kemerahan dan gatal pada mata.
Marigold Extract
Marigold extract mengandung lutein dan zeaxanthin yang alami. Kedua bahan ini dapat menyerap sinar UV dengan baik
sehingga dapat melindungi mata dan mata lebih tahan terhadap paparan sinar UV.
Melihat isi dompet sampai mata terasa perih mungkin hanya perumpamaan, namun mata perih, gatal, kering/berair akibat menatap gadget terlalu lama itu kenyataan. Bedanya, dompet mungkin bisa diisi kembali, tapi kalau mata rusak akibat layar tidak bisa tergantikan. Karena itu, rutin mengonsumsi suplemen mata yang mengandung 6 bahan alami di atas, mata akan lebih siap menghadapi paparan sinar UV dan terangnya layar gadget.
0 komentar