Tips Kesehatan

Minggu, 26 April 2026

GENERASI Z DAN GENERASI ALPHA, SIGENERASI SCROLL

Sumber : Tara News 200

Bangun tidur ku terus mandi,
tidak lupa menggosok gigi,
habis mandi ku tolong Ibu,
membersihkan tempat tidurku.

Coba bayangkan lagu anak-anak tersebut versi masa kini:
Bangun tidur ku cari ponsel,
tidak lupa scroll Tiktok dan IG,
habis mandi ku tonton Youtube,
begitu terus sampai bangun lagi….

Anak-anak jaman sekarang, terutama Gen Z dan Gen Alpha, bangun tidur tangan langsung refleks mencari ponsel, sebelum mandi/makan masih sempat menonton video, dan sepanjang hari jari terus-terusan scroll layar ponsel, olahraga jari katanya.

Dan tanpa kita sadari, ini merupakan cerminan dari kebiasaan kita dalam kehidupan sehari-hari.
Layar ponsel yang menyala tanpa jeda, dari pagi sampai pagi lagi tangan tidak lepas dari ponsel,
habis baterai langsung panik kalang kabut mencari charger-an. Di sekolah atau kantor, kita berpindah ke layar komputer/laptop, malam hari, giliran K-drama dan game mengambil alih. Tanpa terasa, satu hari bisa dihabiskan lebih dari sepuluh jam untuk menatap layar.

Fenomena gangguan penglihatan atau mata rusak kini tidak hanya berlaku untuk orang lanjut usia, melainkan sudah menjadi ikon utama bagi pada anak-anak Gen Z dan Gen Alpha. Mata kering, cepat lelah, perih, penglihatan buram (minus dan plus) sudah menjadi ‘masalah’ sehari-hari yang dialami anak-anak jaman sekarang. Banyak yang akhirnya memakai kacamata, atau perlu operasi untuk menghilangkan minusnya.

Secara ilmiah, mata kita tidak dirancang untuk terus fokus pada jarak dekat dalam waktu yang lama. Saat kita menatap layar, otot-otot mata kita terus berkontraksi, sehingga mengakibatkan mata cepat lelah, kering, dan perih. Dan di saat yang sama, paparan cahaya biru dari layar gadget meningkatkan stres oksidatif pada mata. Era digital ini sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita, sehingga kita memerlukan pendekatan yang cerdas untuk meminimalisir kerusakan pada mata, dengan cara mengatur jarak pandang dan membatasi penggunaan gadget (screen time).

Selain itu, diperlukan juga asupan nutrisi penting yang dapat menjaga mata dari luar dan dalam. Seperti nutrisi mata yang mengandung Beta-Karoten dan Selenium Yeast (senyawa yang memiliki sifat sebagai antioksidan untuk melindungi mata dari radikal bebas), L-OptiZinc (membantu metabolisme vitamin A), Billberry Extract (mempertahankan elastisitas sel kapiler mata), Eyebright Extract (meredakan gejala kemerahan dan gatal pada mata), serta Marigold Extract (senyawa yang menyerap sinar UV).

Mata, terutama mata anak-anak remaja membutuhkan kombinasi perlindungan yang ekstra untuk menghadapi tuntutan visual. Generasi yang tumbuh bersama layar perlu menyadari, bahwa mata bukan sekadar untuk melihat, melainkan sebuah aset yang menentukan kualitas hidup yang harus benar-benar dijaga dengan baik.
Meski layar tak henti kita tatap, berikan nutrisi penting agar mata sehat makin mantap!


Share this Article:
Tips Kesehatan Terkait
  • MUSIM HUJAN, SIAP-SIAP MUSIM SAKIT

  • ALERGI BISA BIKIN STUNTING?

  • SEHATKAH MATA ANDA?

Komentar

0 komentar


Cari Tips Kesehatan
  • 26 April 2026

    GENERASI Z DAN GENERASI ALPHA, SIGENERASI SCROLL

  • 25 April 2026

    MUSIM HUJAN, SIAP-SIAP MUSIM SAKIT

  • 24 April 2026

    ALERGI BISA BIKIN STUNTING?

  • 23 April 2026

    SEHATKAH MATA ANDA?

  • 22 April 2026

    RAMADAN TIBA, MARI BERSIAP MENYAMBUT PUASA