Tips Kesehatan

Kamis, 4 Juni 2026

MEMBONGKAR MITOS DI BALIK PERI GIGI

Sumber : Tara News 202

Waktu kecil, kita pasti pernah mendengar mitos tentang peri gigi. Gigi yang copot disimpan di bawah bantal, lalu besok pagi ada hadiah dari peri gigi. Di beberapa versi, gigi yang bersih dan bagus akan ditukar dengan hadiah, sementara gigi yang rusak akan membuat peri gigi marah dan memberikan kita mimpi buruk. Bagi anak-anak, mitos tersebut terasa wajar untuk dipercaya, tapi saat dewasa, mitos tersebut malah terdengar sangat lucu. Dari sini, pesan yang ditanamkan sebenarnya jelas, bahwa memelihara dan merawat gigi itu sangat penting.

Memasuki usia dewasa, sikat gigi 2 (dua) kali sehari masih kita lakukan, namun lebih sebagai rutinitas, bukan sebagai bentuk perawatan gigi.

Kita juga tidak menyeleksi dengan benar:
• Apakah jenis pasta gigi yang digunakan sudah tepat sesuai dengan kondisi gigi?
• Apakah bahan-bahan yang digunakan sudah tepat untuk menyelesaikan masalah pada gigi?

Banyak orang masih berpikir bahwa semua pasta gigi itu sama, asal masih bisa membersihkan dan menyegarkan nafas, itu sudah cukup. Padahal, tidak semua pasta gigi dirancang dengan pendekatan yang sama. Ada yang hanya fokus untuk menyegarkan nafas, ada juga yang hanya fokus untuk membuat gigi putih.

Selain itu, komposisi bahan pada pasta gigi juga ikut menentukan bagaimana perawatan gigi bekerja. Salah satu komponen bahan yang sering luput dari perhatian kita adalah jenis pemanis yang digunakan. Pemanis sering diasosiasikan hanya sebagai penambah rasa, padahal gula adalah pemanis yang dapat dimanfaatkan bakteri dan dapat merusak gigi, serta menimbulkan karang gigi. Maka dari itu, muncul ide pendekatan lain melalui penggunaan pemanis alternatif.

Namanya Isomalt. Berbeda dengan gula biasa, Isomalt tidak dapat difermentasi oleh bakteri di dalam mulut sehingga tidak menyebabkan kerusakan gigi dan dapat membantu mengurangi kebutuhan perawatan ke dokter gigi yang sering kali memakan biaya besar. Dalam penggunaannya, Isomalt tetap memberikan rasa nyaman tanpa risiko karena stabil dan tidak mudah berubah. Hal ini membuat Isomalt cocok diformulasikan dalam produk sehari-hari, diantaranya pasta gigi.

Di tengah banyaknya pilihan pasta gigi, sudah saatnya kita mulai melihat lebih detail apa yang kita gunakan. Pilihlah pasta gigi yang tidak hanya memberi janji, tetapi juga memberi bukti lewat komposisi bahan yang tepat, seperti Isomalt, yang dirancang untuk bekerja tanpa memberi beban tambahan bagi gigi.


Share this Article:
Tips Kesehatan Terkait
  • MEMBONGKAR MITOS DI BALIK PERI GIGI

  • EVENING PRIMROSE OIL (EPO), OMEGA-6 MULTI MANFAAT

  • BYE-BYE BAU NAGA! SELAMA BERPUASA

Komentar

0 komentar


Cari Tips Kesehatan
  • 04 Juni 2026

    MEMBONGKAR MITOS DI BALIK PERI GIGI

  • 04 Mei 2026

    HATI-HATI!! GULA DARAH TINGGI TERNYATA SALAH SATU PENCETUS PENYAKIT JANTUNG & STROKE

  • 03 Mei 2026

    EVENING PRIMROSE OIL (EPO), OMEGA-6 MULTI MANFAAT

  • 02 Mei 2026

    BYE-BYE BAU NAGA! SELAMA BERPUASA

  • 01 Mei 2026

    PERAN PENTING OMEGA-3 UNTUKTUMBUH KEMBANG SI KECIL