Senin, 4 Mei 2026
Tahukah Anda?
Resiko serangan jantung meningkat 2x lipat pada pengidap diabetes, dan sebanyak 65% dari pengidap diabetes mengalami komplikasi serangan jantung, hipertensi, atau stroke.
Mengapa bisa demikian?
Gula (glukosa) yang berasal dari makanan diperlukan tubuh untuk menghasilkan energi. Gula didistribusikan ke seluruh sel-sel tubuh dengan bantuan hormon insulin. Produksi hormon insulin pada penderita diabetes umumnya tidak cukup untuk menyalurkan gula ke seluruh sel tubuh, yang menyebabkan kadar gula yang tinggi dalam darah. Kadar gula (glukosa) yang tinggi dalam darah ini akan menyebabkan rusaknya pembuluh darah dan sistem saraf pada jantung. Kerusakan pembuluh darah ini meningkatkan resiko penyakit jantung, seperti:
1. Penyakit Jantung Koroner
Penyakit jantung karena adanya penyempitan pembuluh darah arteri koroner yang diakibatkan penumpukan plak pada pembuluh darah tersebut. Rusaknya pembuluh darah menyebabkan kolesterol yang seharusnya dialirkan ke sel-sel tubuh menjadi menumpuk di pembuluh darah membentuk plak pada pembuluh darah.
2. Gagal Jantung
Keadaan di mana jantung tidak dapat memompa darah bersih yang kaya oksigen sesuai dengan yang diperlukan tubuh, karena rusaknya sistem saraf jantung dan menyempitnya pembuluh darah.
3. Cardiomyopathy
Keadaan di mana otot jantung menjadi tebal atau kaku, sehingga tidak dapat memompa darah dengan lancar.
Selain penyakit jantung, kerusakan pembuluh darah akibat penumpukan gula di dalam darah juga dapat menyebabkan:
1. Hipertensi: pembuluh darah yang menyempit menyebabkan jantung memompa darah lebih keras, sehingga tekanan darah menjaditinggi.
2. Stroke: penumpukan plak pada pembuluh darah arteri di leher atau otak akan menghambat aliran darah (suplai oksigen) dari jantung ke otak sehingga otak kekurangan oksigen, atau pecahnya pembuluh darah otak, sehingga menyebabkan stroke.
Oleh karena itu, sangatlah penting untuk menjaga kadar gula darah dalam batas normal, dengan pola hidup sehat:
1. Pola makan sehat yang rendah gula dan rendah lemak
2. Aktivitas fisik yang cukup/cukup berolahraga
3. Cukup tidur
4. Menjaga berat badan
5. Berhenti merokok
6. Rutin konsumsi suplemen yang membantu mengontrol kadar gula dalam darah dan suplemen yang membantu membakar lemak dan menurunkan kolesterol.
0 komentar