Kamis, 30 April 2026
Prediabetes, apakah itu?
Sebelum didiagnosa menderita diabetes, seseorang akan mengalami masa yang disebut prediabetes, yaitu suatu kondisi dimana kadar gula darah sudah melebihi batas normal, tetapi nilainya belum setinggi pada penderita diabetes. Namun, kondisi ini dapat berkembang menjadi diabetes jika penderita tidak segera ditangani dengan tepat.
Indonesia menduduki posisi ke-7 sebagai negara dengan penderita diabetes terbanyak, yakni mencapai 10,7 juta jiwa berdasarkan data IDF dan Kemenkes memproyeksikan penderita diabetes di Indonesia bisa mencapai 30 juta jiwa.
Pola makan seperti apa yang menyebabkan prediabetes berkembang menjadi diabetes?
1. Makan yang berlebihan
Makan yang berlebihan menyebabkan gula dan lemak dalam tubuh menumpuk secara berlebihan. Kondisi tersebut menyebabkan kelenjar pankreas terpaksa harus bekerja keras memproduksi hormon insulin untuk mengolah gula yang masuk. Jika suatu saat pankreas tidak mampu memenuhi kebutuhan hormon insulin yang terus bertambah, maka kelebihan gula tidak dapat terolah lagi dan akan masuk ke dalam darah serta urin (air kencing).
2. Salah memilih jenis makanan
Untuk menghindari prediabetes berlanjut menjadi diabetes, hindarilah makanan dan minuman manis, seperti di bawah ini:
• Permen; Kandungan gizi dan karbohidratnya rendah
• Jus buah & buah kering dalam kemasan/siap saji; Kandungan gulanya berkali lipat lebih tinggi daripada buah aslinya.
• Kue tart, pancake, roti putih; Terbuat dari tepung yang merupakan penyebab dari kenaikan karbohidrat dan lonjakan insulin.
• Kentang goreng & semua yang digoreng; Makanan yang digoreng dapat menaikkan berat badan dengan cepat, dan penderita prediabetes berisiko besar mengalami kenaikan gula darah didalam tubuh.
Agar prediabetes tidak menjadi diabetes, penderita prediabetes perlu:
• Rajin cek gula darah mandiri.
• Menjaga pola makan.
• Menghindari rokok.
• Banyak beraktivitas dan rajin berolahraga.
• Rutin minum Tara Nature Diablast, untuk membantu menormalkan kadar gula darah.
0 komentar